ABOUT BIO HUTANEA > ARTIKEL > Proposal Penanaman Sengon

Proposal Penanaman Sengon

Jakarta, 29 November 2009
PROPOSAL PENANAMAN SENGON (Paraserianthes falcataria)
 

LATAR BELAKANG
  1. Investor memiliki lahan tidur seluas 50 ha di daerah Serang, Banten yang belum dimanfaatkan sampai saat ini.
  2. Investor berniat untuk memanfaatkan lahan ini untuk pengusahaan tanaman Sengon (Paraserianthes falcataria) dengan tujuan untuk produksi kayu pertukangan.  Pada tahap awal direncanakan lahan yang akan dimanfaatkan adalah seluas 10 ha.  Penanaman berikutnya akan melihat hasil penanaman tahap pertama ini.
  3. Lahan bersangkutan sudah pernah disurvey beberapa bulan yang lalu dan berdasarkan pengamatan visual terlihat cocok untuk penanaman sengon.
  4. Tanaman sengon tidak memerlukan kondisi lingkungan dan tanah yang spesifik.  Kondisi lingkungan dan tanah di Jawa, Kalimantan dan Sumatera yang kebanyakan jenisnya ultisol (podzolik merah kuning) pada umumnya sangat cocok untuk pengusahaan sengon.  Lahan yang dimiliki oleh investor di Serang ini tanahnya termasuk golongan ultisol.
  5. PT Bio Hutanea adalah perusahaan swasta nasional yang salah satu bidang usahanya adalah mengoperasikan laboratorium kultur jaringan dan persemaian modern dan memproduksi berbagai jenis bibit unggul tanaman kehutanan dan perkebunan.  Bidang usaha yang lain yang berkaitan adalah kontraktor pembuatan areal pertanaman sengon serta pemeliharaannya.  PT Bio Hutanea berkecimpung dalam bidang ini sejak tahun 2001 sehingga cukup berpengalaman dalam hal ini.
  6. PT Bio Hutanea diminta untuk membuat proposal berkaitan dengan keinginan investor ini.
TUJUAN
  1. Memberikan gambaran akan jasa yang dapat diberikan oleh PT Bio Hutanea beserta remunerasinya.
  2. Memberikan gambaran akan prospek pengusahaan tanaman sengon untuk tujuan kayu pertukangan.
RUANG LINGKUP PEKERJAAN
 

Ruang lingkup pekerjaan seperti dimaksudkan dalam proposal ini mencakup hal-hal sebagai berikut :

  1. Pengadaan bibit siap tanam sengon sejumlah 13,300 bibit untuk keperluan penanaman 10 ha.
  2. Jasa pembuatan tanaman yang meliputi
    - Blocking dan penataan
    - Penyiapan lahan dan pemberian pupuk dasar
    - Penanaman
    - Penyulaman
  3. Pemeliharaan tanaman sampai umur 3 bulan yang meliputi
    - Penyulaman
    - Pengendalian gulma
    - Pemupukan
    - Singling
 
REMUNERASI

Biaya pengadaan bibit, jasa pembuatan tanaman dan pemeliharaan selama 3 bulan adalah sebagai berikut :
  1. Pengadaan bibit & transport :  Rp 35,048,000
  2. Pra-op & Pembuatan tanaman :  Rp 30,218,500
  3. Pemeliharaan sampai 3 bulan :  Rp 42,259,700
  4. Jasa 20%    :  Rp 12,079,700
  5. TOTAL     :  Rp 107,526,200
Rincian dari biaya-biaya tersebut di atas disajikan pada Table 1.

JADWAL PELAKSANAAN
 
  1. Penandatanganan kontrak  :  3 Nopember 2009
  2. Survey pendahuluan   :  4 Nopember 2009
  3. Penataan & pra-operasional :  5-7 Nopember 2009
  4. Penyiapan lahan   :  9-15 Nopember 2009
  5. Pengiriman bibit   :  16 Nopember 2009
  6. Penanaman    :  17-24 Nopember 2009
  7. Penyulaman    :  24 Desember 2009
  8. Pemupukan I    :  20 Desember 2009
  9. Pengendalian gulma I  :  24 Januari 2010
  10. Singling     :  10 Februari 2010
  11. Pemupukan II    :  20 Januari 2010
  12. Pemupukan III   :  20 Februari 2010
  13. Penyerahan    :  24 Februari 2010 

PEMELIHARAAN LANJUTAN
 
  1. Pengendalian gulma II  :  24 Maret 2010
  2. Pemupukan IV    :  20 Mei 2010
Pengendalian gulma lanjutan dilakukan setiap 3 bulan sekali sampai tanaman berumur 1 tahun.  Pada tahun ke-2 pengendalian gulma dilakukan 6 bulan sekali.  Memasuki tahun ke-3 dan selanjutnya pengendalian gulma dilakukan secara optional (hanya dilakukan apabila terdapat banyak gulma)
 
Pemupukan lanjutan dilakukan setiap 3 bulan sekali sampai tanaman berumur 1 tahun.  Pada tahun berikutnya pemupukan dilakukan setiap 6 bulan sekali sampai panen.
 
Penjarangan pertama (non-commercial thinning) dilakukan pada saat tanaman berumur  2 tahun, menyisakan hanya 600 pohon/ha.  Penjarangan berikutnya menyisakan hanya 400 pohon/ha.  Penjarangan dilakukan dengan sistem selektif sistematik.
Pemangkasan cabang dilakukan apabila terdapat percabangan yang berat dan dilakukan secara selektif.
 
PROYEKSI PANEN
Umur panen    :  5 tahun
Jumlah pohon/ha pada saat panen :  400 pohon/ha
Proyeksi diameter (dbh) rata-rata :  30 cm
Proyeksi tinggi tanaman   :  15 cm
Rumus volume/pohon   :  0.00005 x dbh2 x tinggi
Proyeksi vol/pohon   :  0,675 m3
Proyeksi panen/ha   :  270 m3/ha
Total panen     :  2,700 m3
Harga per kubik log   :  Rp 600,000
Proyeksi pendapatan   :  Rp 1,620,000000
 
PENUTUP
Proposal ini apabila disetujui akan ditindaklanjuti dengan penandatangan kontrak perjanjian (SPK) yang bentuknya seperti kami lampirkan.  Segala respon, saran ataupun pertanyaan lebih lanjut dapat ditujukan kepada penulis proposal di bawah ini.
 
Penyusun proposal,
ARYKA MAI TRIDASA
PT BIO HUTANEA
Kavling Melati No. 11, Jl. Gas Alam Raya, Cimanggis, Depok
Telp. 021 71061041, Fax 021 87742118, HP. 08111498657

bio-hutanea.com

Pilihan Bahasa