Investment Oppurtunity

Investment Opportunity

PT Bio Hutanea menawarkan kerjasama bisnis produksi bibit unggul klonal kelapa sawit dengan teknik kultur jaringan somatic embryogenesis kepada berbagai pihak yang berminat (Collaborator). Bibit yang dihasilkan dapat dipasarkan secara bebas, atau apabila “pihak yang berminat” dimaksud merupakan pemilik kebun skala besar, maka bibit yang dihasilkan dapat dipakai sendiri dalam kegiatan penanaman baru atau peremajaan kebun tua. Penggunaan bibit hasil produksi dengan sistem kultur jaringan somatic embryogenesis ini berpeluang untuk meningkatkan hasil kebun sampai dengan 40% dari produksi normal.

Business Overview
Kerjasama bisnis yang ditawarkan adalah produksi dan penjualan bibit sawit muda (umur 2 bulan setelah aklimatisasi) dengan teknik kultur jaringan somatic embryogenesis.

  • Total capital dibutuhkan adalah Rp 31.5 M dengan alokasi untuk pembangunan laboratorium kultur jaringan dan persemaian modern kapasitas 1,000,000 bibit/tahun sebesar ± Rp 19.2 M dan working capital sebesar Rp 12.3 M.
  • Produksi dan penjualan dimulai pada tahun ke-3 sejak proyek dimulai dengan omset Rp 25 M/tahun dengan asumsi harga jual Rp 25,000,-/bibit.
  • Break Even Point (BEP) dicapai pada tahun ke-4 dengan margin (EBITDA) rata-rata Rp 17 M/tahun, dengan IRR (Internal Rate of Return) 35%.
  • Bibit dapat dipasarkan pada : [1]. Free market; [2]. Perusahaan perkebunan yang bersiap untuk peremajaan atau penanaman areal baru; dan [3]. Program revitalisasi perkebunan rakyat yang dananya disiapkan oleh pemerintah.
  • Pasar bibit kelapa sawit terbuka luas karena dari total 14 juta ha perkebunan kelapa sawit di Indonesia sekarang ini, 8 juta ha diantaranya sudah harus diremajakan, yang berarti membutuhkan bibit tidak kurang dari 1.6 M bibit.

 

Skenario Kerjasama
Pembuatan perusahaan bersama (Joint Venture) dengan proporsi saham sesuai kesepakatan. Dana untuk investasi dan modal kerja didapat dari setoran pemegang saham, pinjaman bank/lembaga keuangan lainnya atau pinjaman pemegang saham sendiri . Atau model kerjasama lain sesuai kesepakatan.

Benefit

Collaborator

  • Memiliki bisnis yang sangat menguntungkan karena bisnis ini merupakan bagian dari bisnis besar perkebunan kelapa sawit yang sudah terbukti sebagai salah satu penopang perekono-mian negara.
  • Mendapatkan keuntungan finansial sesuai dengan porsi saham yang dimiliki.
  • Apabila collaborator memiliki perkebunan kelapa sawit, maka collaborator berkesempatan untuk memperoleh bahan tanam unggul dengan potensi peningkatkan produksi sampai 40%, disertai dengan sifat-sifat unggul lainnya seperti keseragaman produksi CPO dan kepastian kecocokan bahan tanam dengan kondisi bio-fisik setempat.
  • Berkesempatan masuk ke bidang pemuliaan in-vitro untuk menciptakan tanaman toleran terhadap ganoderma dan tanaman yang dapat menghasilkan CPO dengan kandungan lemak tak jenuh dan beta karoten yang tinggi yang sangat disukai oleh konsumen.
  • Menekan biaya peremajaan atau penanaman baru karena bibit dapat diproduksi sendiri lewat perusahaan joint venture yang dibentuk ini.

 

PT Bio Hutanea

  • Memperoleh kesempatan untuk menerapkan teknologi kultur jaringan somatic embryo-genesis yang telah dikuasai dengan kemungkinan pengembangannya di bidang rekayasa genetik.
  • Membuka peluang untuk penerapan ilmu pemuliaan tanaman yang dikuasai dalam pencarian klon-klon unggulan sawit berikutnya untuk keperluan jangka panjang.
  • Menambah portfolio perusahaan.
  • Mendapatkan keuntungan finansial sesuai porsi saham yang dimiliki.

 

Sarana Prasarana Produksi

Laboratorium Kultur Jaringan & Persemaian Modern

Laboratorium kultur jaringan
Persemaian modern

: 679 m2
: 9,300 m2

Laboratorium & persemaian
Total ditambah untuk ekspansi

:     9,979 m2
:  20,000 m2

Kebutuhan Peralatan

Bahan-Bahan
Pohon donor, adalah pohon plus yang mempunyai sifat superior yang diinginkan, yang dipilih dari existing plantation yang ada, dengan sistem pemilihan pohon plus sesuai dengan kaidah-kaidah genetika tanaman.
Eksplan,  adalah umbut tanaman sawit yang berasal dari pohon donor yang sudah terpilih.

Media  yang digunakan untuk kultur jaringan tanaman disusun oleh beberapa komponen yaitu : larutan garam, vitamin, asam amino, hormon pengatur pertumbuhan tanaman, gula, agar dan air. Larutan garam dibagi menjadi elemen makro dan elemen mikro

Prosedur
Somatic embryogenesis adalah salah satu metode kultur jaringan yang mengisolasi sel tanaman dan menumbuhkannya secara aseptic di dalam atau di atas suatu medium budidaya sehingga sel tersebut dapat memperbanyak diri dan bergenerasi menjadi tanaman lengkap.

Kenapa Harus Somatic Embryogenesis ?

  • Somatic embryogenesis adalah satu-satunya metode kloning atau perbanyakan vegetatif yang dapat diterapkan pada tanaman sawit.
  • True type regeneration, meng-capture 100% potensi genetik tetua.
  • Karena bersifat kloning maka tanaman yang dihasilkan akan seragam.
  • Pembiakan tanaman tanpa hibridisasi sehingga mengeliminasi kemungkinan munculnya inferior gen.
  • Produksi bibit dalam jumlah besar dalam waktu singkat karena perbanyakan di tingkat sel.
    Langkah awal untuk pemuliaan in-vitro yang akan mendatangkan manfaat jauh lebih besar.

 

Need More Details ?
Contact Us on +62 812 1071 505